Thursday, August 7, 2008

Mobile Broadband


Buat loe2 pada yang udah dari dulu familiar sama yang namanya internet dengan segala aktivitasnya baik itu untuk email, browsing, download dsb harusnya pernah ngerasain jamannya 'dial up'. Buat yang belum pernah gw kasi tau: Dial Up adalah proses koneksi yang menyakitkan yang biasanya melalui media kabel telepon / jaringan PSTN-nya (Public Switch Telephone Network) Telkom dengan protokol PPP (Point To Point) ke (biasanya) ISP (Internet Service Provider). Gw bilang 'biasanya' karena mungkin aja dial up itu dilakukan ke remote host nun jauh di sana untuk melakukan akses jarak jauh melalui RAS (Remote Access Service) -- yang ini istilah dari era Windows NT. Gw bilang 'menyakitkan' karena memang "It's painfully slow". Apa yang loe harapkan dengan speed rata2 56 kbps? Bisa cek email di plasa aja udah untung. Download MP3? Mending gw ke Disc Tara beli cd..

Friday, July 4, 2008

Day of the year


Pernah gak loe bangun kesiangan di suatu hari dan terburu-buru mempersiapkan semua hal untuk aktivitas dan agenda hari itu? Loncat dari tempat tidur, nggak sempet beres-beres kamar, langsung mandi, sarapan, terus cabut ke luar. Pas sorenya pulang kantor langsung makan malam, mandi, dan tidur. Sampai esok harinya terbangun dengan wajah melongo sambil bilang: “Ya ampun..! Kemarin ulang tahun cewe gw!!”.

Bisa dibayangin kata-kata yang bakal keluar: “Oh, jadi gini sekarang.. Cuma tiga tahun pertama aja cinta inget ulang tahun teteh.” Atau: “Cinta semalem abis ketemu siapa sih.. Ditungguin sampe malem nggak telepon-telepon.” Seribu alasan harus gw karang untuk mempertahankan keutuhan rumah tangga. Prinsip 'white lie' yang selalu gw pake harus sekali lagi diterapkan saat itu.

Monday, June 30, 2008

Liburan yang berharga


Bulan Mei kemarin gw pergi pulang kampung sama keluarga ke Jawa Tengah. Mumpung ada libur tiga hari dan memang sudah lama banget kita sekeluarga nggak berkunjung ke sana. Terakhir balik sekitar satu setengah tahun yang lalu. Itupun cuma bertiga: gw, nyokap, dan pakde. Waktu itu kita mau nyekar (ziarah dalam bahasa jawa) berhubung mau bulan Ramadhan.

Tapi kali ini kita rombongan. Tiga keluarga sekaligus: Keluarganya Tanti (Azmi, Putri, Hafiz); Keluarganya Budi (Emir minus Hari); Nyokap (Ibu Kusmaryati) & bokap (Bpk. Haniem Irwanto). Plus Tante Atun, Bude Manggarai, dan Ginta yang ikut meramaikan. Oh, mungkin satu keluarga lagi yaitu gw dan Indah yang Insya Allah akan menjadi keluarga bulan Agustus 2008 ini.

Friday, June 20, 2008

Ego telah mendarat


Mengapa manusia menuliskan sejarah mereka? Mengapa manusia Neanderthal membuat lukisan-lukisan di dinding gua? Mengapa terdapat relief di Candi Borobudur? Mengapa teman-teman meninggalkan tanda tangan di buku tahunan?

Salah satu jawabannya adalah karena kita ingin dianggap eksis. Kita ingin dikenal. Kita ingin dikenang. Indah akan merasa senang kalau ada orang bilang: “Gue pernah satu sekolah sama Indah!”. Anggun akan merasa makin populer begitu tau ada lebih dari seribu testi di friendster-nya. Pak Supomo akan merasa sangat terharu ketika bertemu dengan Ratri yang bilang: “Saya masih ingat waktu Bapak mengajarkan doa ibu bapak di kelas 2..”. Recognition. It's all that matters.